Kegiatan Penyerahan Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google Pertama di Maluku kepada SMA Negeri 1 Ambon berlangsung dengan sangat lancar, meriah, dan penuh makna. Acara ini menjadi sebuah tonggak sejarah bagi dunia pendidikan Maluku, menandai langkah nyata SMA Negeri 1 Ambon dalam menguatkan identitasnya sebagai sekolah pionir transformasi digital di era pendidikan modern.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M, yang berhalangan hadir, diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, yang dalam arahannya menegaskan bahwa pemerintah provinsi mendukung penuh setiap upaya inovasi yang dilakukan oleh sekolah-sekolah di Maluku. Transformasi digital yang sedang dijalankan SMANSA Ambon dianggap sebagai model yang patut ditiru dan dikembangkan secara luas untuk meningkatkan mutu pembelajaran di seluruh daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dr. Sarlota Sinergrin, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, serta Arija Rose Wanodya, Google Education Specialist. Kehadiran kedua tokoh ini memperkaya makna kegiatan, memberikan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana Google for Education dapat mendorong pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berorientasi masa depan. Google Education menekankan pentingnya kemampuan abad 21, literasi digital, serta pemanfaatan perangkat teknologi sebagai bagian dari proses belajar mengajar yang menyeluruh.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Ambon, Dra. E. Laturiuw, M.Si, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan amanah besar sekaligus motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi guru, memperkuat literasi digital siswa, serta membangun ekosistem belajar yang lebih inklusif dan modern. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi seluruh pihak: guru, siswa, komite, alumni, dan mitra strategis yang terus mendukung perkembangan sekolah.
Setelah prosesi penyerahan plakat, rombongan tamu kehormatan melakukan kunjungan langsung ke Kelas Bilingual, salah satu kelas unggulan SMA Negeri 1 Ambon. Di kelas ini, seluruh proses pembelajaran telah menerapkan sistem digitalisasi penuh, mulai dari penggunaan Chromebook, integrasi Google Classroom, kolaborasi realtime melalui Google Workspace, hingga penerapan metode belajar berbasis proyek digital. Para tamu melihat secara langsung bagaimana siswa berinteraksi dengan perangkat digital, berkolaborasi secara online, serta mempresentasikan tugas menggunakan platform daring. Kunjungan ini memberikan gambaran nyata bahwa SMA Negeri 1 Ambon tidak hanya berbicara tentang digitalisasi, tetapi benar-benar mengimplementasikannya dalam kegiatan belajar sehari-hari.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana hangat, antusias, dan penuh rasa bangga. Para guru dan siswa menyambut momen ini sebagai pengakuan atas kerja keras mereka dalam membangun budaya belajar yang modern, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Tepuk tangan, senyuman bangga, dan semangat kolaboratif menjadi warna yang mengisi setiap ruangan dan rangkaian acara.
Dengan penyerahan plakat ini, SMA Negeri 1 Ambon resmi meneguhkan diri sebagai pelopor sekolah digital di Maluku, membuka jalan bagi satuan pendidikan lain untuk mengembangkan model pembelajaran yang lebih inovatif. Ini menjadi bukti bahwa SMANSA Ambon bukan hanya sekolah unggul secara prestasi, tetapi juga pemimpin dalam inovasi pendidikan yang berdaya saing global